LIFE STYLE

    Join 4Shared Now! Join 4Shared Now! Join 4Shared Now! Get 4Shared Premium!
    Setelah Seks, Pria Berkeringat Wanita Bercahaya

Studi terbaru mendapati setelah berhubungan seksual atau berolahraga, pria cenderung berkeringat sementara wanita cenderung malah bercahaya.

Ilmuwan menemukan bahwa rata-rata pria berkeringat lebih cepat daripada wanita, dua kali lipat saat berolahraga. Oleh karena itu, pria terlihat kurang menarik dibandingkan wanita saat di gym. Padahal ini menunjukkan tubuh mereke bekerja lebih efektif.

Penelitian tersebut melibatkan 20 perempuan dan 17 pria. Sebagian dari mereka diminta untuk berolahraga selama satu jam di ruangan yang bersuhu 30 derajat Celcius. Selanjutnya, ilmuwan mengukur jumlah keringat mereka dengan perangkat khusus pada waktu yang sama.

Ilmuwan di Osaka International University dan Kobe University di Jepang menemukan bahwa pria dua kali lebih cepat basah di kepala, dada, punggung, lengan dan paha.

Pengukuran ini menunjukkan bahwa pria lebih efisien dalam berkeringat.

Sebaliknya, perempuan ternyata membutuhkan suhu tubuh lebih tinggi untuk berkeringat. Dengan kata lain, perempuan butuh suhu yang lebih panas agar dapat berkeringat. Kuantitas cahaya yang menghasilkan panas dibutuhkan perempuan untuk memproduksi keringat lebih banyak.

“Tampaknya perempuan berada dalam kondisi kurang beruntung saat mereka butuh berkeringat ketika berolahraga,” kata koordinator peneliti Dr Yoshimitsu Inoue.

Studi sebelumnya menunjukkan bahwa pria memiliki kuantitas keringat lebih tinggi dibandingkan perempuan karena testosteron dipercaya mampu meningkatkan kadar keringat.

Temuan ini juga berimplikasi pada bentuk latihan pada manusia.

Perempuan misalnya disarankan untuk berada dalam tempat yang banyak cahaya untuk mendapatkan gelombang panas.

Selain itu, Dr Inoue berpendapat bahwa evolusi manusia menjadi penyebab kadar keringat pria dan perempuan berbeda. “Perempuan pada umumnya memiliki kadar cairan lebih sedikit dari pria sehingga gampang dehidrasi. Oleh karena itu, tubuh mereka beradaptasi agar dapat bertahan hidup di situasi yang memerlukan energi tinggi,” katanya.

    Join 4Shared Now!Join 4Shared Now!Join 4Shared Now!Join 4Shared Now!

Lima Cara Perempuan Orgasme Tanpa Pura-pura

Perempuan banyak berpura-pura orgasme ketika ML dengan pria pasangannya. Agar hal itu tak terjadi, ada lima cara agar perempuan bisa mendapatkan orgasme tanpa pura-pura.

Dulu, Meg Ryan dalam film When Harry Met Sally mengatakan perempuan terkadang pura-pura orgasme. Kenyataannya sekarang, memang banyak perempuan pura-pura orgasme.

Mengutip The Sun, Rabu (5/10), statistik penelitian sebuah studi AS menunjukkan banyak perempuan pura-pura orgasme saat berhubungan intim dengan pria pasangannya. Hasil itu jauh lebih tinggi dari yang diperkirakan sebelumnya.

Sebanyak 85% pria merasa pasangan mereka telah orgasme saat terakhir bercinta. Sementara 64% perempuan mengatakan mereka telah orgasme terakhir ML.

Jujurkah? Lantas berapa persen sisanya?

“Kesalahan kebanyakan pria dan perempuan adalah fokus penetrasi. Padahal itu bukan berarti orgasme. Sesungguhnya, kebanyakan perempuan tidak bisa mencapai orgasme dengan cara hanya melakukan penetrasi. Melainkan, rangsangan klitoris merupakan kunci untuk mendapatkan hasil akhirnya, orgasme,” ungkap pakar seks, Susan Quilliam.

Lima tips mencapai orgasme pun Susan utarakan. Semuanya berdasar hasil survei dan penelitian.

Pertama

Ketika Anda para perempuan akan melakukan hubungan seks, geser tangan Anda untuk menyentuh diri sendiri. Temukan titik klitoris sensitif atau memilih posisi yang membuat pria pasangan Anda mudah menemukan klitoris untuk kemudian menabraknya dengan alat vital.

Lalu manfaatkan lidah, atau mainan seks saat foreplay. Itu cara tepat untuk membuat Anda siap menerima penetrasi dan mendapatkan orgasme.

Kedua

Penelitian terbaru dari Belanda menemukan bahwa perempuan hanya mampu klimaks atau orgasme ketika santai tanpa ada rasa cemas. Berpura-pura orgasme hanya akan menjadi lingkaran setan menyesatkan.

Ya, untuk mengurangi kecemasan ini, luangkan waktu santai untuk membicarakan ML seperti apa yang memuaskan, dengan pasangan Anda. Mengabaikan hal itu, hanya akan membuat masalah lebih buruk, atau sama sekali tak akan pernah mendapatkan orgasme.

Ketiga

Perempuan ada dalam posisi di atas saat ML. Maklum, posisi ini terbaik karena mampu menyentuh bahkan mendobrak titik G-spot. Jelas ini membantu perempuan orgasme saat penetrasi terjadi.

Sebaliknya, bila pria Anda berada di atas, pastikan Anda berlutut, sehingga Mr Dick tepat menuju titik G-spot. Stimulasi berulang dijamin orgasme didapatkan.

Keempat

Kebanyakan para perempuan bisa orgasme dalam beberapa menit ketika apa adanya dan menjadi diri sendiri. Itu membuat pria pasangan Anda memberikan orgasme yang Anda inginkan. Mulailah dengan irama dan posisi bercinta yang Anda inginkan. Atau mintalah sang pria memuaskan Anda.

Kelima

Ini yang paling mendasari kecemasan saat berada dalam kamar tidur. Ketidakmampuan berbicara dengan pasangan Anda yang justru mengganggu seks Anda. Mulai sekarang, terbukalah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: